Kecerdasan intelektual adalah kemampuan intelektual,
analisi, logika, dan rasio. Ia merupakan kecerdasan untuk menerima, menyimpan,
dan mengolah informasi menjadi fakta. Bagi orang dengan kecerdasan intelektual
yang baik tidak ada informasi yang sulit, semuanya dapat disimpan dan diolah
dan diinformasikan kembali. Proses menerima, menyimpan, dan mengolah kembali
informasi (baik informasi yang didapat lewat pendengaran, penglihatan, atau
penciuman) biasa disebut “berfikir”. Berfikir adalah media untuk menambah perbendaharaan/khazanah
otak manusia. Manusia memikirkan dirinya, orang-orang disekitarnya dan alam
semesta. Dengan daya pikirnya, manusia berupaya menyejahterakan diri dan
kualitas kehidupannya.
Jumat, 17 Agustus 2012
Kecerdasan Spiritual (SQ)
Kecerdasan
spiritual / SQ digunakan untuk menyelesaikan masalah kaidah dan nilai-nilai
spiritual. Adanya kecerdasan ini akan membawa seseorang untuk mencapai
kebahagiaan hakiki karena adanya kepercayaan di dalam diri dan juga kemampuan
melihat potensi dalam dirinya. Intinya, bagaimana kita bisa lihat hal itu.
Inteligensia spiritual membawa seseorang untuk dapat menyeimbangkan pekerjaan
dan keluarga, dan tentu saja dengan sang Maha Pencipta.
Kecerdasan Emosi (EQ)
EQ merupakan
kemampuan individu untuk mengenal emosi diri sendiri, emosi orang lain,
memotivasi diri sendiri, dan mengelola dengan baik emosi pada diri sendiri
dalam berhubungan dengan orang lain. Emosi adalah perasaan yang dialami
individu sebagai reaksi terhadap rangsang yang berasal dari dirinya sendiri
maupun dari orang lain. Emosi tersebut beragam, namun dapat dikelompokkan ke
dalam kategori emosi seperti marah, takut, sedih, gembira, kasih saying, dan
takjub.
Selasa, 07 Agustus 2012
Apa itu Kecerdasan?
Intelektual
(Intelligence Quotient=IQ) telah lama menjadi tolak ukur kecerdasan yang
dipakai bagi kalangan dunia pendidikan hingga dunia kerja. Lalu lahir pemahaman
tentang kecerdasan emosi (Emotional Quotient=EQ), dan disusul kemudian
pemahaman kecerdasan spiritual (Spiritual Quotient=SQ). Memahami dan menerapkan
satu atau dua kecerdasan saja tidak cukup. Semestinyalah siapa pun berusaha
menguasai dan menerapkan tiga kecerdasan sekaligus, yaitu kecerdasan
intelektual, kecerdasan emosi, dan kecerdasan spiritual.
Langganan:
Postingan (Atom)